Layang-Layang

Ketika pelajaran matematika akan membahas salah satu bentuk bangun datar yang lain yaitu layang-layang. langsung terbesit dalam ingatan saya sewaktu masih kecil. Ketika selesai musim panen, saya dan teman-teman pasti membuat layang-layang. Bermain layang-layang sangat mengasyikkan, sambil berlari di sawah yang habis di panen. Suatu kenangan yang indah.

Apakah  kalian suka juga bermain layang-layang questionquestion

Ada berbagai macam bentuk layang-layang biasa dibuat. Tetapi bentuk layang yang paling mudah dibuat adalah bentuk yang seperti dipelajari dalam bangun datar matematika. Oleh karena itu materi matematika kali ini akan membahas tentang bangun datar yang satu ini.

Selamat Belajar Yah!wink

Perhatikanlah dua gambar segitiga sama kaki berikut:

Pada gambar segitiga ABC dan segitiga ADC adalah segitiga sama kaki. Panjang alas AD = panjang AB. Kemudian kedua segitiga tersebut diimpitkan pada sisi alas AC , sehingga terbentuklah bangun segi empat yang baru seperti gambar di bawah ini.

Layang-Layang ABCD

Bangun baru yang terbentuk di atas disebut layang-layang. Jadi layang-layang adalah bangun segi empat yang dibentuk dari dua buah segitiga sama kaki yang alasnya sama panjang diimpitkan.

Sifat-Sifat Layang-Layang

1. Dua Pasang sisi yang sepasang sama panjang

AB = BC dan AD = CD

2. Dua diagonalnya saling tegak lurus dan yang satu membagi dua sama panjang diagonal yang lain

AC ⊥ BD dan panjang AO = panjang OC

3. Sepasang sudut yang berhadapan sama besar Besar

∠ BAD = besar ∠ BCD

4. Salah satu diagonalnya adalah sumbu simetri. Diagonal BD membagi layang-layang ABCD menjadi dua bagian sama besar yaitu segitiga bad dan segitiga BCD. Sedangkan diagonal AC tidak membagi layang-layang ABCD menjadi dua bagian yang sama besar.

Rumus Layang-Layang

Keliling Layang-layang

Panjang keliling layang-layang adalah jumlah seluruh sisinya. Atau dapat diasumsikan dengan:

Keliling Layang-Layang ABCD = AB + BC + CD + AD

Karena AB = BC = s1 dan CD = AD = s2

Maka dapat dituliskan

Keliling Layang-Layang ABCD = 2 x s1 + 2 x s2

atau

Keliling Layang-Layang = 2 ( s1 + s2)

Di mana, s1 = sisi layang-layang 1

s2 = sisi layang-layang 2

Luas Layang-layang

Untuk mencari luas layang-layang dapat menggunakan rumus luas segitiga yaitu dengan menjumlahkan luas kedua segitiga sama kaki yang membentuknya.

Luas layang-layang ABCD = luas segitiga ABC + Luas segitiga ADC

= (1/2 x BO x AC) + (1/2 x OD x AC)

= 1/2 x [(BO x AC) + (OD x AC)]

= 1/2 x [(BO + OD) x AC] => BD = BO + OD

Sehingga diperoleh

Luas layang-layang ABCD = 1/2 x BD x AC

Dengan BD = diagonal 1 dan AC = diagonal 2

Dari rumus luas layang-layang diatas dapat diturunkan untuk mencari panjang diagonal-diagonal layang-layang.

dan


Contoh soal sederhana bangun layang-layang

Jika diketahui Luas sebuah layang-layang 300 cmdan panjang salah satu diagonalnya adalah 25 cm. Hitunglah panjang diagonal lainnya?

Penyelesaian :

Jadi panjang diagonal lainnya adalah 24 cm.

Sekian dulu pembahasan singkat tentang bangun datar layang-layang serta rumus-rumusnya, semoga bermanfaat buat anda. Jika ingin mengetahui penjelasan tentang bangun datar lainnya seperti persegi, persegi panjang, lingkaran, trapesium, dan jajar genjang, kalian dapat mempelajarinya pada artikel pelajaran matematika sebelumya.

Terima Kasih telah mengunjungi blog ini.

8 comments on “Layang-Layang

  1. Mau tanya nih kak.
    Diketahui panjang diagonal d1=6cm d2=8cm.
    Bagaimana cara mencari panjang sisi-sisinya. Makasih.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s